Breaking News
Loading...

Recent Post

Minggu, 16 Agustus 2020
no image

GIIAS 2019 : Mitsubishi Targetkan 4.000 Mobil Terjual oleh - mitsubishitriton.store

Halo sahabat selamat datang di website mitsubishitriton.store, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar GIIAS 2019 : Mitsubishi Targetkan 4.000 Mobil Terjual, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

RAJAMOBIL.COM, Jakarta – Tidak hanya sekedar memamerkan teknologi serta inovasi yang dimiliki, gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 juga dimanfaatkan untuk memasarkan produk para brand otomotif yang ikut serta. Seperti yang dilakukan Mitsubishi. Di gelaran tahun ini, pabrikan berlogo tiga berlian ini menargetkan penjualan hingga 4.000 unit.

Target tersebut ditetapkan selama 11 hari pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara yang berlangsung 18-28 Juli 2019. Angka itu melonjak dari raihan yang diperoleh Mitsubishi tahun lalu yang hanya mencapai 3.350 unit. Sementara produk terlaris diharapkan datang dari Xpander.

"Pada gelaran tahun ini, kita targetkan penjualan mencapai 4.000 unit. Angka itu sedikit naik dari hasil yang kita peroleh tahun lalu. Untuk kontribusi terbesar diharapkan dari Xpander yang mencapai 60 persen," terang Imam Chaeru Cahya, Head of Sales and Marketing PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales (MMKSI).

Imam menambahkan, target yang pihaknya tetapkan dilihat dari kondisi pasar otomotif tanah air yang stagnan. Dengan adanya pameran ini, pihaknya berharap penjualan brand otomotif berlogo tiga berlian ini dapat meningkat.

Sedangkan untuk produk anyar mereka, Imam menyatakan tidak mematok target penjualan tinggi. Untuk new Triton, MMKSI menargetkan penjualan mencapai 200 unit selama GIIAs 2019 berlangsung. Sedangkan Eclipse Cross 100 unit dan Outlander PHEV 5 unit.

Itulah tadi informasi mengenai GIIAS 2019 : Mitsubishi Targetkan 4.000 Mobil Terjual dan sekianlah artikel dari kami mitsubishitriton.store, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

no image

Studi : Apple CarPlay & Android Auto Lebih Berbahaya dari Alkohol Saat Berkendara oleh - mitsubishitriton.store

Halo sahabat selamat datang di website mitsubishitriton.store, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Studi : Apple CarPlay & Android Auto Lebih Berbahaya dari Alkohol Saat Berkendara, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

AutonetMagz.com – Pernah mendengar kasus kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi yang mabuk alkohol? Tentunya sudah bukan hal asing lagi. Bahkan, karena cukup banyaknya kasus tersebut di masa lalu, dibuatlah larangan untuk berkendara bagi orang yang baru meminum minuman keras. Nah, namun ternyata studi menunjukkan bahwa saat ini ada ancaman yang lebih berbahaya dibandingkan alkohol saat kita berkendara. Menariknya, ancaman itu malah hadir dari salah satu fitur di dalam mobil sendiri.

Ada sebuah penelitian yang dilakukan oleh Transport Research Laboratory (TRL) Inggris, bersama dengan Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) dan Rees Jeffreys Road Fund yang diberi nama IAM RoadSmart di Inggris. Studi ini menunjukkan bahwa penggunaan Apple CarPlay dan Android Auto saat berkendara ternyata lebih mengancam nyawa dibandingkan penggunaan alkohol dan/atau ganja. Bahkan, penggunaan fitur ini juga lebih berbahaya dibandingkan bermain handphone saat mengemudi. Lho? Kok bisa? Bukankah seharusnya kedua fitur ini memudahkan pengemudi tanpa harus memegang ponsel mereka? Oke, kita bahas.

Studi menyebutkan bahwa pada kenyataanya pengemudi yang menggunakan kedua fitur ini mengalihkan pandangan mereka dari jalan selama kurang lebih 16 detik. Selain itu, waktu yang diambil pengemudi untuk beraksi jikalau ada sesuatu di depan mobil mereka pun jadi melambat hingga 50%. Bahkan, kecepatan reaksi yang ditunjukkan saat pengemudi mengakses layar head unit lebih lambat dibandingkan dengan pengemudi yang bermain ponsel. Dari tabel yang kami sertakan, terlihat bahwa Apple CarPlay dengan mode operasi menggunakan layar sentuh menyumbangkan 57% terhadap perlambatan reaksi pengemudi pada konsisi jalan.

Sedangkan Android Auto menunjukkan angka 53%. Menariknya, angka tersebut bisa diminimalisir jikalau mobil ataupun sistem infotainment di dalam mobil tersebut sudah mendukung voice recognition. Angka – angka tersebut cukup besar perbedaannya jikalau dibandingkan dengan angka perlambatan respon dari pengemudi yang dibawah pengaruh alkhol dengan batas normal. Pengemudi dengan kondisi tersebut mengalami perlambatan respon di angka 12%, sedangkan pengguna ganja di angka 21%. Nah, tentunya studi ini bisa menambah pengetahuan kita bahwa saat kita berkendara, fokus utama tetaplah pada jalan, bukan pada ponsel ataupun sistem infotainment.

Jadi, bagaimana menurut kalian, kawan? Mari sampaikan pendapat kalian.

Itulah tadi informasi mengenai Studi : Apple CarPlay & Android Auto Lebih Berbahaya dari Alkohol Saat Berkendara dan sekianlah artikel dari kami mitsubishitriton.store, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Senin, 10 Agustus 2020
no image

Mitsubishi Triton: Desain Maskulin dan Performa Tangguh oleh - mitsubishitriton.store

Halo sahabat selamat datang di website mitsubishitriton.store, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Mitsubishi Triton: Desain Maskulin dan Performa Tangguh, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Ambil pelajaran dari hari kemarin, dan hadapi hari esok dengan penuh percaya diri. Desain yang maskulin, performa yang Tangguh, dan kenyamanan premium didesain khusus untuk kamu, sebagai generasi dengan mobilitas tinggi dan berbagai tantangan hidup.

Terlahir dari Uji Coba

New Triton hadir dari hasil uji coba laboratorium Mitsubishi untuk menciptakan mobil yang tangguh serta dapat diandalkan. Wajah Dynamic Shield menjadikan Triton yang baru lebih garang dan gagah ketimbang pendahulunya. Sementara upgrade yang dilakukan Mitsubishi membuat mobil ini makin keren.

Mulai dari sistem operasi tanpa kunci, bodi mobil yang didesain tahan benturan keras, sistem sonar yang canggih serta tujuh buah airbag yang semakin membuat penumpang Triton merasa aman.

Mesin Baru, Performa Tangguh

Mobil ini dilengkapi dengan mesin baru 4N15. Mesin yang terbukti mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar dan secara signifikan mengurangi emisi CO2. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 181 PS pada putaran 3500 rpm dan torsi 430 N.m. pada putaran dengan 2500 rpm.

Kamu juga bisa memilih antara varian satu cab atau dua cab. Keduanya memiliki plus minus tersendiri. Satu cab berarti kamu dapat cargo bed yang luas, sedangkan dua cab memungkinkan kamu mengangkut penumpang lebih banyak. Apapun itu, New Triton memiliki jumlah transmisi yang sama untuk model manual maupun otomatis, yakni 6 gigi.

Fitur Keselamatan yang Lengkap

Mobil ini menghadirkan fitur keselamatan yang lengkap agar kamu bisa melalui hari-hari dengan lebih tenang. Berikut di bawah ini ulasan dari fitur keselamatan dari Mitsubishi Triton.

1. Airbags 7 titik

New Mitsubishi Triton kini disematkan 7 airbag untuk menunjang keselamatan dan keamanan baik pengemudi dan penumpang. Ketujuh airbag itu berada di dasbor kiri depan dan lingkar kemudi, lalu airbag juga ada di sisi bawah dasbor bagian lutut pengemudi, serta dua di pilar A, dan dua di pilar C. Tentunya kehadiran ketujuh airbag itu dapat menjadi nilai tambah, ketika menghadapi medan ekstrem sekalipun.

2. Forward Collision Mitigation System (FCM)

Fitur ini berupa sensor yang tersedia di area kaca depan atas bagian dudukan spion tengah. Fungsinya sendiri untuk melakukan pengereman darurat bila sensor mendeteksi objek di depan dan mobil saat mendekati objek tersebut tidak terdeteksi akan melakukan pengereman.

3. Ultrasonic mis-acceleration Mitigation System (UMS)

Sejalan dengan fitur FCM, fitur UMS bekerja mencegah kendaraan bergerak dari posisi parkir, ketika sensor ultrasonic mendeteksi halangan baik dari arah depan maupun belakang.

4. Blind Spot Warning (BSW) dan Lane Change Assist (LCA)

Fitur ini bekerja untuk memperingatkan pengendara terhadap kendaraan yang berada di blind spot atau yang melaju cepat dari belakang dengan teknologi ultrasonic dan radar.

5. Rear Cross Traffic Alert (RCTA)

New Triton memiliki bagian bak belakang mobil yang cukup panjang, tentunya bisa menyulitkan visibilitas, ketika parkir ataupun memundurkan mobil. Melalui kehadiran fitur RCTA, memungkinkan memonitor laju di belakang kendaraan dengan radar dan memberikan peringatan bunyi di dalam kabin.

6. Automatic High Beam

Fitur yang cukup menarik perhatian bagi sebuah kendaraan pikap. Cara kerja Automatic High Beam adalah secara otomatis mengalihkan lampu utama tinggi dan rendah dengan sensor visual depan dan sensor parkir memonitor sekeliling kendaraan ketika parkir dengan ultrasonic.

Selain itu, ketika sensor bumper depan mobil mendeteksi cahaya kendaraan lain, maka lampu high beam otomatis akan mati dan kembali menyala bila tidak ada lagi kendaraan di depannya.

7. Multi-around View monitor

Melalui fitur ini, pengemudi bisa lebih mudah dan aman ketika parkir di area sempit sekalipun.

Itulah tadi informasi mengenai Mitsubishi Triton: Desain Maskulin dan Performa Tangguh dan sekianlah artikel dari kami mitsubishitriton.store, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

no image

Gas Surabaya – Banyuwangi Bersama Mobil – Mobil Mitsubishi oleh - mitsubishitriton.store

Halo sahabat selamat datang di website mitsubishitriton.store, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Gas Surabaya – Banyuwangi Bersama Mobil – Mobil Mitsubishi, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

AutonetMagz.com – Tanggal 2 Februari lalu, kami mengikuti acara #AyoGasTerus Media Adventure 2020 yang dibuat oleh MMKSI dan MMC. Dalam acara tersebut, kami diajak berpetualang dari Surabaya hingga Banyuwangi melewati jalan-jalan yang seru dan tentunya dengan pemandangan yang sangat menyegarkan mata. Pada acara tersebut terdapat mobil-mobil terbaru dari Mitsubishi seperti Xpander Cross, Eclipse Cross, Outlander PHEV, dan juga New Triton.

Kami tiba di Surabaya pukul 8 pagi dan langsung disambut oleh barisan mobil-mobil tes yang nantinya akan kita coba secara bergilir. Jumlah mobil ada 10 orang untuk 33 peserta media. Mobil pertama yang kami coba adalah Mitsubishi Outlander PHEV, mobil tercanggih dalam line up acara ini. Ini adalah untuk pertama kalinya kami mencoba Mitsubishi Outlander PHEV. Acara kemudian dimulai dari Bandara Juanda Surabaya menuju Pasuruan, kami kemudian mencoba menganalisa rasa berkendara dari Mitsubishi Outlander PHEV.

Yang pertama kali kami rasakan adalah mobil ini memiliki karakter mobil Mitsubishi yang kuat. Feeling setir yang cukup responsif namun sedikit kurang akurat, tapi sayang bobotnya menurut kami terlalu ringan. Untuk posisi berkendara kami merasa mobil ini kurang tinggi untuk sebuah SUV tapi memang mobil ini memiliki tinggi dan ground clearance di bawah rata-rata mobil SUV, yaitu tinggi 1710mm dengan ground clearance 190mm. Untuk bagian tenaga, mobil ini menggunakan 2 motor listrik untuk menggunakan ke-empat rodanya dengan mesin bensin 2400cc sebagai generator.

Dengan tenaga mesin 128 hp dan tenaga motor listrik masing-masing 80 hp dan 93 hp, performa yang dihasilkan oleh Mitsubishi Outlander PHEV cukup memuaskan, meskipun menurut kami sama sekali tidak sport oriented, melainkan comfort oriented. Bantingan suspensi sangat nyaman, dibantu dengan pergerakan motor listrik yang halus, membuat mobil ini dapat melewati jalan-jalan di perjalanan ini mulai dari tol, jalan berliku, dan jalan tidak mulus dengan nyaman.

Oke, kita lanjut membahas perjalanan ini, kami tiba di stop pertama yaitu Plataran Bromo. Disana kami beristirahat sejenak, makan siang. Kami juga mendapatkan pengetahuan dari Panji Petualang dan Denny Sumargo mengenai tips bertualang dan cara hidup di alam bebas. Panji Petualang dan Denny Sumargo juga menceritakan mengenai pengalaman mereka saat berpetualang keliling di Indonesia dan bagaimana kendaraan ideal untuk menikmati petualangan.

Setelah sesi tersebut, kami melanjutkan perjalanan menuju Pasuruan. Perjalanan menuju Pasuruan ternyata menurun dan berkelok. Disini kami mencoba fitur regenerative braking yang terdapat pada Mitsubishi Outlander PHEV. Fitur ini memudahkan kita dalam melakukan pengereman saat turunan, selain itu,fitur ini juga mengisi daya baterai melalui gaya kinetis dan panas yang dihasilkan saat pengereman. Pengemudi dapat memilih hingga 5 level pengereman yang masing-masing memiliki intensitas pengereman yang signifikan, jadi pengemudi bisa menyesuaikan level pengereman sesuai dengan seberapa kemiringan jalan menurun yang dilalui.

Kami tiba di Pasuruan dan beristirahat di Gedung Woloe sejenak, kemudian kami bertukar mobil menjadi New Mitsubishi Triton yang adalah mobil favorit kami di perjalanan ini.. Bahasan lengkap mengenai New Mitsubishi riton dapat dilihat di Youtube Autonetmagz ya. Langit mulai gelap, Kami kemudian melanjutkan perjalanan yang tiba-tiba langsung disapa oleh banjir. Heran, sepertinya kemanapun kami pergi, rasanya tak lekang oleh banjir, hahaha… Tapi banjir dapat dilalui oleh semua mobil-mobil Mitsubishi dengan mudah dan tanpa masalah.

Perjalanan menuju Jember melewati jalan trans jawa menuju Probolinggo Timur dan dilanjutkan melewati jalan provinsi yang gelap dan cukup ramai. Kami kemudian tiba di Jember setelah mengemudi 313km dan bermalam disana. Kemudian perjalanan berlanjut ke hari berikutnya kami menuju Banyuwangi melewati jalan-jalan yang bervariasi dan kami juga berkesempatan mencoba semua mobil -mobil terbaru Mitsubishi yang pastinya cocok untuk diajak untuk berpetualang berpergian jarak jauh.

By : Grady Ewaldo

Itulah tadi informasi mengenai Gas Surabaya – Banyuwangi Bersama Mobil – Mobil Mitsubishi dan sekianlah artikel dari kami mitsubishitriton.store, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Quick Message
Press Esc to close